abang becak :... hayooo pak naik ....
penulis : .... waaalah ulet juga nich orang ... (dalam hati..)
Akhirnya penulis naik becak tersebut sambil pantat becak di angkat sedikit... hmmm tidak terasa perjalanan dimulai menuju arah malioboro untuk berburu kaos yang terkenal akan ide briliannya. Dengan semangat 45.... becak di kayuh sambil memberitahu nama tempat yang di lewati.... walaupun bersaing dengan motor-motor yang bertaburan di jalanan.......(emang laron ya...)
Di saat lampu merah menyala di perempatan.....becak pun berhenti dengan manisnya.....tak berapa lama dari sebelah kiri........siuuut ....berhenti didepan becak yang ku tumpangi sebuah motor bebek tahun 78 dengan penunggang seorang pria berpakaian lengkap alaah prajurit kerajaan dengan keris terselip di belakang....wuiiiih gagah bener yaaa.
Selang beberapa detik berikutnya ...... siuuuuut berhenti pulaaa didepan becak yang ku tumpangi sebuah motor bebek matic tahun terakhir dengan penunggang seorang wanita berpakaian lengkap dan bersanggul manis alah abdi dalem kerajaan ....walaaaah lentur namun gagah.
Sambil duduk di atas becak penulis berpikir .... hmmmm....betapa hebatnya zaman sekarang ini prajurit dan abdi dalem kerajaan.... nggak perlu kuda motor pun jadi dan mungkin ........lebih cepat lebih baik tanpa susah memberi makan .....bensin cukup lah tanpa harus mencari rumput sebagai pakan kendaraan yang di tungganginnya.
Saat lampu hijau menyala...... wuuuuuz dengan gagahnya kedua penunggang tersebut.... hilang lenyap dari pandangan.....walaaah gila juga ya ....... valentino rossi pun pasti ketinggalannnn .
Demikian sedikit oleh-oleh dari yogya....masih ada cerita menarik lainnya yang mungkin akan kami sampaikan.


